Hallo kawan-kawan, kali ini Saya mau memberitahu Macam-macam Istilah Pada Sistem Android yang Sering Dipakai.

Sekarang ini sudah banyak pengguna smartphone berbasis sistem operasi Android. Namun, sayangnya mereka hanya menggunakan, tetapi tidak tau istilah-istilah yang terdapat pada Android. Sehingga mereka harus bertanya kepada orang lain, tetapi terkadang gengsi untuk bertanya, karena takut dianggap norak. Daripada bingung berikut ini Macam-macam Istilah Pada Sistem Android yang Sering Dipakai.

Firmware

Firmware merupakan Read Only Operating System yang bersifat tetap dan pengguna sebenarnya tidak memiliki hak akses untuk melakukan perubahan apa pun terhadap setiap data yang tersimpan di dalam Firmware. Namun, ada juga orang yang bisa memodifikasinya, tetapi untuk melakukan hal tersebut, diperlukan pengetahuan mengenai bahasa dari program tersebut, karena jika terjadi kesalahan, sistem Android tidak bisa dijalankan.

APK (Android Package)

APK (.apk) merupakan jenis ekstensi sebuah file yang biasa dipakai untuk aplikasi sistem Android. Mirip seperti ekstensi pada Windows (.exe), pada iPhone (.ipa), pada Symbian s60 (.sis, .sisx) pada BlackBerry (.jar), dll. Jadi, file-file dengan ekstensi (.apk) bisa digunakan untuk install aplikasi di Android device.

Bug

Bug merupakan kesalahan atau error yang terdapat pada sistem suatu aplikasi. Biasanya bug terjadi pada perangkat smartphone keluaran terbaru, karena biasanya vendor ponsel saat ini berlomba-lomba untuk lebih dahulu mengeluarkan ponsel tipe terbarunya tanpa menguji kinerja produk tersebut. Namun, tidak perlu khawatir dalam waktu singkat akan ada update firmware untuk mengatasi bug tersebut.

Root

Rooting merupakan sebuah proses untuk mendapatkan hak akses user administratif dari Sistem Operasi pada smartphone agar kita bebas memodifikasi data di dalamnya. Dalam melakukan rooting, kita harus hati-hati, karena jika terjadi kesalahan, smartphone bisa mengalami bootloop. Walau pun Android merupakan Sistem Operasi Open Source (bebas edit), tetapi untuk mencegah terjadi hal yang tidak diinginkan, biasanya pihak developer telah membatasi akses user administratif tersebut. Jika smartphone kalian sudah di-root, maka otomatis kalian tidak bisa claim garansi jika terjadi kerusakan pada system kinerja perangkat.

Boot

Booting merupakan kondisi awal saat kita menyalakan smartphone, sama seperti start. Selain, itu ada juga istilah Bootloader atau bisa juga disebut Recovery Mode, merupakan mode untuk melakukan restore firmware ke kondisi awal. Recovery mode ini digunakan untuk menghapus data, instalasi, dan lain sebagainya.

Bootloop

Bootloop merupakan kondisi di mana Android melakukan proses booting secara berulang-ulang, tetapi tidak mau masuk ke homescreen. Hal ini karena kesalahan sistem atau karena ada suatu aplikasi yang tidak kompatibel atau bug. Cara mengatasinya dengan melakukan flashing pada service center atau jika kalian bisa mengatasinya sendiri, silakan lakukan.

Flash

Flashing artinya sama seperti install atau mengembalikan data ke semula atau default jika terjadi kerusakan data system. Flashing, yaitu metode memasukkan data system seperti custom ROM, kernel, aplikasi, update software atau OS, dll.

OTA (Over The Air)

OTA merupakan suatu metode pengiriminan data, biasanya istilah ini digunakan pada aktifitas update, reset (hard, soft) dan proses dalam rebooting ponsel.

ROM (Read-Only Memory)

ROM merupakan sebuah media penyimpanan dari sebuah perangkat yang berisi data dari sistem operasi Android tersebut. Penggunaan standar dari ROM ini adalah bersifat tetap dan tidak dapat di-edit, yang bertujuan agar pengguna tidak memodifikasi sistem yang ada, karena dapat menyebabkan perangkat sistem operasi Android tidak dapat berfungsi normal.

ROM ada 2 jenis, yaitu Stock ROM dan Custom ROM. Stock ROM merupakan sebuah Firmware yang secara resmi dibuat dan dikeluarkan oleh developer dari smartphone yang bersangkutan. Sedangkan untuk Custom ROM merupakan sebuah Firmware resmi yang sudah dimodifikasi, sehingga menjadi Sistem Operasi yang berbeda.

RAM (Random Access Memory)

RAM berfungsi untuk membaca data dari aplikasi yang sedang berjalan atau bisa dibilang peningkat stamina yang dimiliki oleh smartphone tersebut. Semakin banyak aplikasi yang berjalan, maka semakin berat tugas RAM.

Factory Restore (Reset)

Pilihan yang digunakan untuk mengembalikan pengaturan sistem smartphone Android ke awal atau default (pengaturan pabrik).

Fastboot

Mode pada Bootloader yang mengizinkan kalian untuk melakukan Flash Manual ke dalam Android.

FC (Force Close)

Biasanya disebut dengan hang atau tidak mau bergerak atau berjalan.

Kernel

Kernel merupakan bagian di dalam perangkat yang bertugas untuk menangani driver, power management, dll. Kernel merupakan penghubung antara hardware dan software. Sistem driver pada hardware juga dikelola di sini, sehingga bisa juga berhubungan dengan software.

Brick

Bricked merupakan istilah Android ketika smartphone Android dalam keadaan mati total atau tidak bisa di-recover. Salah satu faktor penyebab bricked, yaitu kesalahan pada saat flashing, custom ROM atau memang karena faktor kecerobohan yang membuat device rusak. Sehingga bisa dianggap seperti batu-bata (brick).

IMEI (International Mobile Equipment Identity)

IMEI ini merupakan nomor seri yang dimiliki setiap device seperti ponsel atau tablet.

ADB (Android Debug Bridge)

Tool yang dipakai untuk command terminal di sistem Android lewat PC. Perintah dasarnya, yaitu ADB Push (upload file ke sistem Android), ADB Pull (download file dari sistem Android), ADB Install (install apk) file ke sistem Android. Selain itu ada ADB Shell Logcat, untuk mengetahui proses yang terjadi di Android, sangat berguna saat experiment flashing ROM. Syarat agar ADB bisa berjalan di PC, harus sudah install driver adb, biasanya sekali colok USB, driver adb akan ter-install secara otomatis.

AOSP (Android Open Source Project)

Karena Android ini termasuk sistem operasi open source, maka kita bisa download dan bisa dipakai oleh siapa pun.

Itulah sedikit informasi mengenai Macam-macam Istilah Pada Sistem Android yang Sering Dipakai. Semoga apa yang Saya sampaikan dapat bermanfaat untuk kalian.