Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara membangun plugin wordpress, namun sebelumnya teman-teman perlu atau wajib sudah memahami pengetahuan dasar sebagai berikut:
- CSS
- HTML
- PHP
- MYSQL
- WordPress.
Teman-teman juga perlu untuk memahami konsep Action dan Filter Hook. Karena kedua hal tersebut yang memungkinkan teman-teman bisa menambahkan fungsionalitas dari WordPress.
Pada contoh yang sudah saya buat adalah Plugin yang akan menampilkan pendaftaran dumet school di layar admin WordPress, nama plugin yang saya buat adalah Pendaftaran Dumet School , hasilnya seperti contoh gambar di bawah ini:
Ada baiknya, teman-teman terlebih dahulu pahami struktur kepala atau komentar Plugin di WordPress.
Berikut adalah daftar komentar yang bisa di pahami:
- Plugin URI
Pada bagian ini adalah home page dari plugin yang akan dibuat. Bisa alamat dari laman plugin di situs teman-teman sendiri maupun di gudang plugin WordPress yang sudah di sediakan. - Description
Pada bagian ini adalah deskripsi singkat untuk plugin yang akan dibuat. Buatlah deskripsi singkat kurang dari 140 characters. - Version
Pada bagian ini adalah versi dari plugin yangakan dibuat, seperti contoh yang saya buat di sini adalah v.3.0 atau versi (3.0). - Author
Pada bagian ini adalah nama dari pembuat plugin tersebut. - Author URI
Pada bagian ini adalah alamat situs web dari pembuat plugin tersebut, bisa di ambil dari situs lain. - License
Pada bagian ini adalah nama lisesnsi plugin, seperti contoh yang sering teman-teman lihat seperti GPL2. - License URI
Pada bagian ini adalah tautan ke lisensi tersebut, seperti contoh https://www.gnu.org/licenses/gpl-2.0.html. - Domain Path
Pada bagian ini adalah path atau lokasi domain yang digunakan sehingga memungkinkan WordPress bisa tahu untuk menemukan terjemahannya.
Untuk membuat plugin WordPress secara lengkap akan saya lanjut di lain kesempatan.
Sekian penjelasan dari saya mengenai bagaimana cara membangun plugin wordpress, Semoga Bermanfaat.
