Semakin banyaknya website yang telah dibuat namun anda tidak tahu apa yang harus diperhatikan dalam kemanannya. Jutaan website di dunia maya telah disokong oleh bahasa pemrograman PHP. Semakin banyaknya website yang menggunakan PHP untuk engine dan backend sistem, makin banyak pula penyelinap (hacker) yang mencoba membobol sistem PHP terutama yang menggunakan database MySQL.
Berikut Hal Yang Harus Di perhatikan Untuk Kemanan Website Anda :
1.SQL injection
SQL Injection adalah kode injeksi teknik yang memanfaatkan kelemahan keamanan yang terjadi pada lapisan aplikasi database. Langkah-langkah yang setidaknya bisa kita pakai untuk menghindari pembobolan database lewat form adalah menggunakan fungsi mysql_real_escape_string() untuk menghindari string-string tertentu yang dipakai hacker saat membobol query database sistem.
2. Remote File Inklusi (RFI)
Remote File Inklusi (RFI) adalah jenis kerentanan paling sering ditemukan di situs Web, memungkinkan penyerang untuk menyertakan file jarak jauh yang biasanya melalui sebuah script di server web. Dalam PHP penyebab utama adalah karena penggunaan unvalidated variabel eksternal seperti $ _GET, $ _POST, $ _COOKIE dengan fungsi filesystem, yang paling menonjol adalah meliputi dan membutuhkan laporan
3. Local File Inclusion (LFI)
Metode yang memanfaatkan kelemahan script PHP include(), include_once(), require(), require_once() yang variabel nya tidak dideklarasikan dengan sempurna.
4. Pengamanan .htacsess
htaccess adalah sebuah file konfigurasi yang ditaruh pada direktori root sistem aplikasi web. Htaccess dapat dipakai untuk konfigurasi khusus aplikasi web kita, misalkan untuk redirect ke halaman tertentu, membatasi akses halaman, dan lain sebagainya
5. Cross Site Scripting (XSS)
Cross-site scripting (XSS) adalah jenis kerentanan keamanan komputer biasanya ditemukan di aplikasi web yang memungkinkan penyerang berbahaya untuk menyuntik script sisi klien ke dalam halaman web dilihat oleh pengguna lain. Sekian guys artikel mengenai Kemanan Website, semoga bermanfaat 