Baik kawan-kawan pada artikel kali ini saya aka menjelaskan mengenai tipe-tipe table pada mysql, banyak dari kita ada yang sama sekali belum tahu atau belum sadar ada beberapa tipe table pada mysql dengan kegunaannya masing-masing. Karena kita biasanya langsung membuat table tanpa memikirkan apa tipe table yang akan kita buat, jika kita membuat table tanpa memilih tipe tablenya maka mysql akan membuat table dengan tipe default yang ada pada mysql biasannya yang sering kita gunakan.
Kali ini saya aka menjelaska beberapa dari tipe-tipe table yang ada pada mysql:
- InoDb
Tipe tabel InnoDB merupakan tipe tabel MySQL yang mendukung proses transaksi. Tipe ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
Mendukung transaksi antar tabel.
- Mendukung row-level-locking.
- Mendukung Foreign-Key Constraints.
- Crash recovery.
- HEAP
Tabel dengan tipe HEAP tidak menyimpan datanya di hardisk, tetapi menyimpan di RAM (memori). Tipe tabel ini biasanya digunakan sebagai tabel sementara (temporary). Tabel secara otomatis akan dihapus (hilang) dari MySQL saat koneksi ke server diputus atau server MySQL dimatikan.
- Tipe tabel MyISAM merupakan tipe tabel yang sederhana, stabil dan mudah digunakan. Jika kita akan menyimpan data sederhana yang tidak terlalu rumit, maka gunakanlah tipe tabel ini. Kelebihan utama MyISAM adalah kecepatan dan kestabilannya. Jika kita memilih tipe tabel MyISAM, maka MySQL secara otomatis akan menentukan salah satu dari tiga jenis tabel MyISAM, yaitu :
- MyISAM static. Jenis ini digunakan ketika semua kolom dalam tabel didefinisikan dengan ukuran yang pasti (fixed). Dengan kata lain, tidak ada kolom yang memiliki tipe seperti VARCHAR, TEXT dan BLOB. Karena sifatnya yang fixed, maka jenis ini akan lebih cepat, aman dan stabil.
- MyISAM dymanic. Jenis ini digunakan ketika terdapat kolom dengan tipe yang dinamis, seperti tipe kolom VARCHAR. Keuntungan utama dari jenis ini adalah ukuran yang dinamis. Jadi sifatnya lebih efektif karena ukuran data (file) menyesuaikan isi dari masing-masing kolom (field).
- MyISAM Compressed. Kedua jenis MyISAM, static dan dynamic dapat dikompresi menjadi satu jenis yaitu MyISAM Compressed dengan perintah myisamchk. Tentunya hasilnya lebih kecil dari segi ukuran. Tabel yang terkompresi tidak dapat dikenakan operasi seperti INSERT, UPDATE dan DELETE.
Baik itulah beberapa tipe table yang ada pada mysql dengan kegunaanya masing-masing , tinggal kita pakai saja sesuai kebutuhanj kita yang mana.