Hallo Kali ini saya mau berbagi artikel mengenai Perbedaan Google Map API dan GmapCatcher, sudah tidak asing lagi jika kita mendengar google maps karena itu sekarang menjadi sebuah kebutuhan untuk mencari alamat yang kita tuju. ini hal yang harus anda ketahui google Map API dan Gmap Catcher :
1. Google Map API merupakan interface yang bisa diakses lewat javascript agar google Map dapat ditampilkan pada halaman web yang sedang kita buat. nah jika anda ingin bisa mengakses google Map anda harus melakukan pendaftaran API key terlebih dahulu.
Kegunaan : – Untuk menampilkan lokasi pemilik website, lokasi even/kegiatan, dan digunakan untuk aplikasi GIS berbasis Web.
Fitur Terbaru :
-Kinerja yang lebih baik
-Grafis 3 D yang lebih baik
-Rotasi tampilan 45 derajat
-akses yang lebih mudah ke street View
2. Gmap Cathcher
Merupakan aplikasi gratis untuk melihat Map secara offline, terdapat dengan fitur zoom, seperti online saja untuk kegunaan Gmap Cathcher.
Cara Menggunakan Gmapcathcher :
Setelah aplikasi ini di install dan dijalankan, pertama kali kita perlu mencari lokasi atau daerah mana yang akan di download. Langkah berikutnya:
- Jalankan gmapcatcher
- Masukkan nama kota di bagian Query contohnya :Jakarta,Indonesia, kemudian klik OK
Jika peta ditemukan, akan ditampilkan dengan disertai bulatan merah didalamnya (map center)
Setelah itu, klik tombol Download akan ditampilkan menu download peta - Keterangan Center merupakan lokasi garis lintang dan bujur dari titik pusat peta yang tampil sebelumnya (bulatan merah). Kemudian bagian Area (km) silahkan diisi berapa luas peta yang akan kita download. Semakin luas, maka semakin besar peta yang akan di download. Pilih nilai zoom yang diinginkan. Setelah itu klik tombol Download. Maka proses download akan dilakukan
- Setelah selesai, akan tampil informasi Download Complete, selanjutnya window ini bisa di tutup, dan kita sudah bisa menggunakan gmapcatcher untuk melihat-lihat peta daerah yang kita pilih secara offline
Sekian guys untuk artikel kali ini semoga bermanfaat 